Tangan Kiri Bermasalah, Tawan Buat Lengan Robot dan Jadi 'Iron Man'

Tangan Kiri Bermasalah, Tawan Buat Lengan Robot dan Jadi 'Iron Man'

ADVERTISEMENT

Tangan Kiri Bermasalah, Tawan Buat Lengan Robot dan Jadi 'Iron Man'

Putri Akmal, - detikInet
Kamis, 21 Jan 2016 09:43 WIB
Foto: Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Di suatu pagi 6 bulan lalu, I Wayan Sumardana terkejut saat bangun pagi. "Tangan kiri Bapak mana? Tangan kiri Bapak mana?" teriak Sumardana pada istri dan anaknya.

Dia merasakan tangan kirinya hilang. Lantas dengan panik memanggil anak-anak dan istrinya. Kejadian di suatu pagi itu membuatnya tersadar bahwa tangan kirinya lumpuh. Sumardana pun sempat ke dokter. Namun semua parameter kesehatan menunjukkan tak ada yang aneh, alias normal.

"Hasil pemeriksaan dokter normal, kolesterol bagus, semua bagus," tutur humas SMK Rekayasa Denpasar, Wayan Sudira, yang menceritakan kisah Sumardana saat dihubungi detikcom, Selasa (19/1/2015) lalu.

detikcom kemudian menyambangi Sumardana di bengkelnya, di Desa Nyuhtebel, Karangasem, Bali, Rabu (20/1/2016). Pria itu tampak sibuk mengelas. Suara desingan dan percikan api dari mesin las terdengar riuh dari halaman depan bengkel.

"Dua minggu setelah dinyatakan lumpuh, saya langsung putar otak, belajar dari internet sama bekal ilmu sekolah dulu. Merangkai beberapa barang bekas dan dynamo untuk jadi tangan robot saya ini" ujar Tawan, demikian Sumardana akrab disapa.  

Pria berkulit sawo matang ini berujar jika kelumpuhan tidak akan pernah membatasi aktivitas dan ruang geraknya. Semangat untuk keluar dari keterbatasan fisik kini terbayar. Tawan mampu menyelesaikan tangan robotnya dalam waktu dua bulan, lengan robot buatannya berfungsi normal dan dianggap mampu membantu kinerjanya sebagai tukang las.

Percikan api kembali mencuat di permukaan besi yang dibakar api las Tawan. Ia mengelas, mengangkat besi dan memindahkan barang layaknya manusia normal. Rangkaian gear yang saling terhubung mulai bergerak seiring gerakan siku dari tangan kiri Tawan. Satu tujuannya, ia harus bisa kembali menggerakkan tangan kirinya untuk terus dapat bekerja mengais rezeki demi membiayai hidup ketiga putra dari hasil pernikahannya dengan Ni Nengah Sudiartini.

"Meski tangan saya lumpuh, tapi saya gak mau terbatasi dengan itu. Demi keluarga dan anak-anak saya harus tetap bekerja," tuturnya.

Kisah Tawan beredar luas di media sosial. Oleh situs 9Gag, dia bahkan dijuluki 'Iron Man' dari Bali karena alatnya mampu bergerak digerakkan oleh otak, seperti layaknya kisah fiksi Iron Man. (jsn/ash)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT