Kecurigaan polisi diawali saat salah satu detektifnya melihat seseorang melakukan pembelian besar-besaran di sebuah Apple Store, yang berada di Washington Square Road, Amerika Serikat. Pria itu menggunakan gift card dalam jumlah sangat banyak untuk melakukan pembelian tersebut.
Penggunaan gift card berlimpah itu, menurut polisi, adalah pertanda dari sebuah aktivitas kriminal. Si detektif kemudian mengikuti pria mencurigakan itu sampai kembali ke mobilnya, yang ternyata juga dipenuhi oleh banyak tas belanja produk Apple.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun polisi tak menangkap orang tersebut, karena ia mengaku menjadi bagian dari sebuah sindikat penyelundupan dan mau membantu polisi untuk mengungkap sindikat tersebut. Ia kemudian mengarahkan polisi ke sebuah tempat penyedia jasa pengiriman barang, di mana polisi menyita lusinan iPhone yang sudah siap dikirim ke Hong Kong.
"Sindikat ini sangat kompleks dan semua ponsel tersebut akan dikirimkan ke Hong Kong," ujar Jim Wolf, juru bicara kepolisian Tigard. Ia menyebut pihak kepolisian percaya bahwa pembelian iPhone tersebut dilakukan menggunakan kartu kredit palsu yang beredar di Southern California.
(asj/ash)