Pihak Uber tengah menyiapkan sebuah solusi untuk menjaga privasi penumpang. Solusi tersebut tengah dalam pengujian di Indonesia dan dijanjikan bakal bisa digunakan dalam waktu tak lama lagi.
Hal tersebut diutarakan langsung oleh Head of Global Trust Uber, Bhav Bhasin, saat ditemui di kantor Uber yang berada di Plaza UOB, Jakarta, Senin (14/12/2015).
Dijelaskan Bhav, fitur privasi yang akan dihadirkan Uber adalah Phone Number Anonymization. Solusi ini nantinya memungkinkan pengemudi menghubungi penumpang atau sebaliknya, tanpa mengetahui nomor masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bhav mengatakan solusi ini sudah diterapkan di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, India dan Singapura. Di Indonesia sendiri, masih dalam tahap pengujian hingga saat ini.
"Masih tahap pengujian. Kami telah kerjasama dengan operator untuk menyamarkan nomor asli pengguna dan pengemudi. Kalo tidak akhir tahun ini, paling lambat Januari sudah bisa digunakan," papar Bhav.
Selain privasi, Uber pun akan menambah solusi keamanannya dengan merilis Send Status. Nantinya pengguna dapat mengirimkan statusnya ketika mulai perjalanan dengan Uber.
"Penumpang bisa mengirimkan statusnya ke lima orang terdekat agar perjalanannya dapat dimonitor," tutupnya.
(afr/rou)