Di Jepang, seorang pria bernama Kuniako Saito bersama timnya di Cocoa Motors menciptakan sebuah kendaraan yang memiliki cara kerja yang sama dengan hoverboard. Namun kendaraan tersebut dapat dengan mudah dalam tas.
"Saya berpikir bagaimana jika kita bisa membawa alat transportasi dalam tas. Kapanpun kita membutuhkan akan langsung tersedia. Dan teman meminta saya membuatnya dikarenakan saya tengah mengambil master dalam bidang sistem kontrol mobil elektrik," tutur Saito seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (30/11/15).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berusia 26 tahun ini berharap dapat melihat lebih banyak fungsi yang bisa dilakukan oleh WalkCar. Pasalnya, kendaraan ini memiliki daya yang cukup untuk membantu orang mendorong kursi roda dengan mudah.
Dikatakan Saito, meski bodinya terbuat dari alumunium, WalkCar dapat mengangkut beban seberat 120 kg. Memiliki kecepatan maksimum 10 km per jam. Dapat menempuh jarak hingga 12 km setelah 3 jam pengisian baterai.
Cara penggunaannya pun mudah. Ketika pengguna telah naik di atasnya, WalkCar akan secara otomatis mulai berjalan. Untuk berhenti cukup langkahkan satu kaki keluar. Sementara untuk mengubah arah mengunakan kecondongan tubuh.
Saito optimistis WalkCar dapat menyaingi Segway dan Toyota Winglet. Selain itu, WalkCar akan menjadi kendaraan inovatif asal Jepang yang mendunia.
"Selama ini produk Inovatif berasal dari Amerika Serikat dan oleh Jepang dikembangkan lagi hingga menjadi lebih baik. Tapi berbeda dengan WalkCar, saya membuatnya mulai dari awal. Jadi saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Jepang bisa menjadi negara inovator," ungkapnya.
Walkcar mulai dapat dipesan di website crowd-funding Kickstarter. Saito menjualnya seharga 100 ribu yen atau sekitar Rp 11 juta. WalkCar akan mulai dikirim ke pemesan sekitar bulan April 2016.
(afr/ash)