Setelah resmi mengumumkan perang terhadap ISIS, kelompok hacker yang mengatasnamakan Anonymous mulai menentukan titik-titik sasarannya. Sebagai target pertama, kelompok hacker terkenal ini menyebut akan mengincar jalur perekrutan online ISIS.
Dalam berita sebelumnya, Anonymous membantah berada di balik serangan terhadap ISIS. Namun karena grup ini sifatnya sukarela, kemungkinan ada sebagian hacker Anonymous yang melakukan gempuran cyber pada ISIS.
Target yang diincar tak spesifik hanya situs-situs kepunyaan ISIS. Anonymous juga disebut bakal memantau aktivitas perekrutan gerakan radikal ini di media sosial, utamanya adalah Facebook dan Twitter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Anonymous bisa menggunakan jalur-jalur yang sesuai prosedur, semisal dengan melaporkan akun-akun media sosial yang digunakan untuk perekrutan ISIS, dengan tujuan agar segera dihapus.
βCara paling efektf sekaligus legal adalah dengan melakukan pelaporan, sehingga akun media sosial atau website (yang dipakai untuk perekrutan ISIS) bisa segera ditutup,β kata analis Gregg Housh, seperti detikINET dari CNBC, Senin (23/11/2015).
βSelain itu karena melalui jalur legal, banyak dari mereka (Anonymous-red) yang bisa ikut ambil bagian (dalam penyerangan),β imbuh Housh.
(yud/fyk)