"Sudah didata, siapa saja yang ikut demo, nama-namanya sudah dicatat oleh Satgas Go-Jek, keamanan, utusan kantor Go-Jek," terang Melko seorang driver yang sudah bergabung selama tujuh bulan saat ditemui di lokasi, Senin (16/11/2015).
"Mungkin mereka mau putus kami kerja, kami nggak takut karena kami ada payung hukum, selama kami benar kenapa harus takut. Kami didata untuk apa? Ini ada sekitar 20 orang yang nggak takut dipecat," tambah dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tuntutan kami balikin tarif normal, Rp 4 ribu perkilometer, jelaskan perihal potongan deposit sepihak," urai dia.
"Kalau dari Go-Jek nggak ada itikad baik bahkan kalau kami sampai kami dipecat kami akan melakukan demo lebih besar lagi," imbuh dia.
(jsn/ash)