Seperti diketahui, Jokowi memutuskan untuk pulang lebih awal dari agenda lima hari kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat demi meninjau langsung penanganan kabut asap di Sumatera dan Kalimantan.
"Presiden Jokowi tidak jadi ke Silicon Valley karena masalah kemanusiaan di Indonesia akibat dampak kebakaran dan asap," ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kepada detikINET, Selasa (27/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memutuskan membatalkan perjalanan ke West Cost atau mungkin langsung meluncur ke Kalteng atau Sumsel," ucap presiden yang menerima penjelasan tentang banyaknya keluhan dari masyarakat dari hasil telepon dengan Menteri Luhut.
Selain keluhan dari masyarakat, laporan kesehatan dan dampak sosial yang terjadi di daerah yang terkena asap adalah penyebab dirinya memutuskan tidak melanjutkan perjalanan dan memilih kembali ke tanah air. "Titik apinya ada di Sumsel 146 dan di Kalteng 366 βdan juga tempat lain," kata Jokowi.β
Presiden menjelaskan bahwa dirinya telah menerima laporan bahwa di Riau telah terjadi hujan dan di Kalimantan Tengah juga terjadi hujan selama 15 menit. Kunjungan Presiden ke wilayah yang terkena bencana asap untuk mβemastikan pelayanan di bidang kesehatan bagi korban berjalan baik.
Sebelum pulang ke Indonesia, Jokowi juga telah menugaskan Menkominfo Rudiantara, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala BKPM Franky Sibarani, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf untuk menemui para bos besar teknologi di Silicon Valley.
"Berkaitan dengan kerjasama teknologi informasi dan ekonomi kreatif saya tugaskan menteri-menteri terkait, Menkominfo, Menteri Perdagangan, Kepala BKPM, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif untuk meneruskan ke West Coast untuk bertemu CEO di sanaβ," kata Presiden.
Presiden βdan Ibu Iriana Joko Widodo akan pulang ke Indonesia pada hari Selasa sore, 27 Oktober 2015 waktu AS dan diperkirakan akan tiba di Tanah Air pada hari Kamis, 29 Oktober 2015 dengan menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
(rou/rou)