Zuckerberg dengan bangga menyebutkan bahwa sekolah ini adalah gagasan istrinya. Chan yang berprofesi sebagai dokter anak dan juga guru, melihat langsung bagaimana kesehatan yang buruk bisa menghambat kegiatan belajar di ruang kelas.
"Kesehatan dan pendidikan sangat berkaitan. Jika anak-anak tidak sehat, mereka tidak bisa belajar dengan mudah," kata Zuckerberg seperti dikutip detikINET dari AFP, Minggu (25/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chan sejak tahun lalu bekerjasama dengan masyarakat di lingkungan sekitar dalam menggabungkan pendidikan anak usia dini melalui pendidikan wajib 12 tahun dengan dukungan pra-kelahiran serta kesehatan untuk anak-anak.
"Dengan mengedepankan kesehatan dan pendidikan bersama-sama dalam satu tempat, tujuannya adalah mendukung keluarga dan membantu anak-anak mencapai potensi mereka secara penuh," kata Zuckerberg.
Chan dan Zuckerberg memang dikenal sebagai pasangan yang sangat peduli pendidikan. Wanita berdarah China ini masuk Universitas Harvard, dan di sanalah dia bertemu dengan Mark Zuckerberg.
Jika Zuckerberg tidak sempat menamatkan kuliahnya karena sibuk mengembangkan Facebook, Chan berhasil menyelesaikannya dengan mulus. Juni tahun lalu, pasangan ini menyumbangkan uang senilai USD 120 juta untuk membantu sekolah-sekolah di kawasan Bay Area, Amerika Serikat.
"Sangat menginspirasi dan membanggakan, bagaimana melihat Priscilla tumbuh sebagai pengusaha sekaligus pemimpin," kata Zuckerberg memuji istrinya.
(rns/rns)