Penangkapan pengemudi taksi Uber di Jakarta berbuntut panjang. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan (DISHUB) membentuk Satgas dengan tugas menangkap pengemudi yang menggunakan aplikasi Uber dan menahan kendaraan mereka. Uber pun meminta dukungan dari warga Jakarta.
Di halaman 'Support Uber Jakarta', Uber merinci latar belakang masalah hingga pihaknya membuat petisi dukungan ini. Uber berupaya menarik simpati.
"Pengemudi ini memiliki tanggungan keluarga dan biaya yang harus dibayar. Jika berhasil, Satgas akan membuat 6000+ pengemudi kehilangan pekerjaan dan membatasi pilihanmu untuk berkendara disekitar kota. Kota-kota di seluruh dunia menikmati ride-sharing sebagai cara mengatasi kekurangan pada transportasi publik, mengurangi kemacetan, dan menyambungkan daerah yang sulit dijangkau. Inilah manfaat yang dirasakan masyarakat di lebih dari 300 kota di dunia," tulis Uber seperti dikutip detikINET dari situs yang beralamat di action.uber.org.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak pagi ini, para buzzer di dunia maya pun terpantau ramai-ramai membela Uber. Di Twitter, hashtag Uber bahkan bertengger menjadi salah satu trending topic Indonesia.
Dikunjungi detikINET, Sabtu (12/9/2015), saat ini halaman dukungan tersebut mengumpulkan 2.572 tanda tangan. Uber menargetkan sekitar 7 ribuan tanda tangan lagi agar petisinya didengar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Β
(rns/rou)