Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Ashley Madison, Website 'Dosa' yang Kena Batunya

Ashley Madison, Website 'Dosa' yang Kena Batunya


Fino Yurio Kristo - detikInet

Website Ashley Madison (gettyimages)
Jakarta -

Ashley Madison memicu kontroversi sejak kelahirannya di tahun 2001. Dianggap mempromosikan perselingkuhan dan merusak pernikahan. Mereka yang ingin menyeleweng bisa melakukan dengan mudah melalui website ini.

Dengan jargon 'Life is Short. Have an Affair', Ashley Madison nyatanya diminati banyak orang dewasa. Tercatat jumlah penggunanya sudah mencapai 37 juta di berbagai negara.

Ashley Madison menjanjikan para anggota dijamin kerahasiaanya dan tak akan ketahuan oleh pasangan, kecuali mereka memang menginginkan. "Kami akan membantu Anda bertemu seseorang dan tidak ketahuan," kata pendirinya, Noel Biderman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerahasiaan itu yang mungkin membuat banyak pria dewasa tergoda jadi anggota Ashley Madison. Tinggal mengunjungi situs dan mencari calon potensial untuk diajak menyeleweng. Kritik jelas berhamburan, tapi Noel membela diri bahwa pada dasarnya banyak orang ingin selingkuh dan di sisi lain ingin tetap menikah. Maka dia menyediakan solusinya.

Kini tidak ada rahasia lagi. Ashley Madison mungkin kena batunya di mana seluruh data anggota mereka dieskpos hacker yang menamakan diri Impact Team.

Jelas banyak anggota pusing tujuh keliling memikirkan nama mereka turut muncul di data tersebut. Kabarnya, banyak di antara mereka adalah PNS, tentara, bankir, eksekutif perusahaan, politikus sampai pemuka agama.

Pertanyaannya adalah, apakah website 'dosa' ini akan kembali pulih setelah hantaman serangan hacker ini? Pastinya, banyak orang akan mengurungkan niat menjajal website ini dan pamornya menurun. Demikian juga di sisi bisnis. Ashley Madison sebenarnya sudah berencana melantai di bursa saham, tapi mungkin batal.

"Hasil dari kasus ini mungkin adalah tertundanya IPO mereka," kata Kathleen Smith, analis dari Renaissance Capital yang detikINET kutip dari Mashable, Kamis (20/8/2015).

(fyk/ash)







Hide Ads