Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Ilmuwan Latih Gamer Turunkan Berat Badan

Ilmuwan Latih Gamer Turunkan Berat Badan


Rachmatunisa - detikInet

Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta - Menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer bermain video game adalah kebiasaan yang tidak sehat. Mata bisa rusak dan bobot tubuh bertambah karena kurang bergerak.

Para ilmuwan di University of Exeter dan Cardiff University menemukan cara yang diklaim bisa membuat para gamer tetap asyik melakukan hobi sambil mengurangi berat badan.

Berdasarkan studi mereka, partisipan yang bermain game memperlihatkan penurunan rata-rata 1,5 pon dalam tujuh hari pertama, dan 4,5 pon dalam kurun waktu enam bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka juga memperlihatkan penurunan konsumsi 220 kalori per hari. Bagaimana cara kerjanya? Pada dasarnya, penelitian ini berkaitan dengan aksi positif saat melihat makanan sehat.

Seperti dilansir Ubergizmo, Senin (29/6/2015), gamer diperintahkan untuk menekan tombol tertentu ketika makanan sehat seperti buah dan sayur tampil di layar. Namun ketika muncul makanan tidak sehat seperti keripik kentang dan kue kering, mereka harus diam.

Dr. Natalia Lawrence yang memimpin penelitian ini mengakui bahwa studi mereka masih tahap dini dan efeknya pun tidak terlalu signifikan. Namun dikatakannya, eksperimen ini memperlihatkan bahwa pendekatan dengan cara pelatihan cognitive bisa sangat berguna.

"Mudah dilakukan dan 88% partisipan mengatakan mereka senang untuk terus melakukannya dan akan merekomendasikannya kepada teman," klaimnya.

Lawrence juga mengingatkan cara ini bukan jaminan bisa menurunkan berat badan, melainkan lebih ke cara terapi yang rutin dilakukan terus menerus. Asosiasi positif dengan makanan sehat akan membantu mereka semangat berdiet.

(ash/ash)







Hide Ads