Dalam workshop video d'Preneur, Dennis Adhiswara memaparkan video online dapat menjangkau dengan penonton lebih mudah. Kondisi tersebut sangat berbeda dengan 10 tahun sebelum internet booming.
"10 tahun lalu kita harus masuk TV atau membuat pemutaran ke kampus-kampus dalam medium film. Sekarang cukup bikin sendiri dan membagikannya ke sosial media," ujarnya dalam workshop tersebut.
Lebih lanjut Dennis mengatakan setiap orang dapat membuat video, tanpa harus membuat film pendek. Mereka dapat membuat video soal berbagai ilmu, memasak, nyanyi atau malah mengeluarkan uneg-uneg.
"Dari video rumahan pun dapat ditonton oleh jutaan penonton," ujarnya.
(asj/asj)