Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pendapatan CEO BlackBerry Terjun Bebas

Pendapatan CEO BlackBerry Terjun Bebas


Anggoro Suryo Jati - detikInet

John Chen (gettyimages)
Jakarta - Dibandingkan tahun fiskal sebelumnya, kompensasi yang diterima John Chen sebagai CEO BlackBerry pada tahun fiskal 2015 menurun drastis. Kali ini, Chen 'hanya' mengantongi USD 3,4 juta, menurun 96% dibanding tahun fiskal 2014.

Tahun lalu, pria kelahiran Hong Kong ini meraih pendapatan USD 85,8 juta. Memang, mayoritas pundi-pundi uang Chen di 2014 didapat dari saham terbatas sebagai kompensasinya saat ditarik menjadi CEO BlackBerry.

Saham terbatas itu diberikan secara bertahap selama lima tahun ke depan. Gaji Chen pada tahun fiskal 2014 sebenarnya hanya USD 1 juta. Dan pada tahun 2015 gajinya tetap USD 1 juta, namun dengan tambahan insentif sebesar USD 2,4 juta, seperti dilansir Phone Arena, Selasa (26/5/2015).

Meski pasar BlackBerry menurun di segmen konsumer, nilai saham perusahaan asal Toronto, Kanada itu meningkat baik di NASDAQ maupun pasar saham Toronto. Dan baru-baru ini, Microsoft dikabarkan tertarik untuk mengakuisisi BlackBerry dengan nilai yang menggiurkan.

Spekulasi yang beredar menyebut Microsoft telah menyiapkan dana sebesar USD 7 miliar atau sekitar Rp 92 triliun untuk mencaplok BlackBerry.

Namun dari angka fantastis tersebut, 26% di antaranya berbentuk pembelian saham yang per lembarnya dihargai USD 13,23. Padahal pada penutupan bursa saham Jumat (22/5/2015) lalu, nilai saham BlackBerry cuma USD 10,48.

Tapi tawaran fantastis terhadap BlackBery ini bukanlah yang pertama kali. Januari silam Samsung juga sempat dispekulasikan siap menggelontorkan dana sebesar USD 7,5 miliar atau sekitar Rp 98 triliun untuk BlackBerry, meski akhirnya kabar tersebut menguap begitu saja.

(Anggoro Suryo Jati/Ardhi Suryadhi)







Hide Ads
LIVE