Seperti diketahui anak yang terkena bullying sejauh ini susah memberikan jawaban ketika ditanya mengenai hal buruk yang menimpanya. Mereka lebih memilih diam dan menyimpan apa yang dirasakannya sendiri. Hal inilah yang mendasari BRIS merancang Abused Emoji. BRIS sendiri merupakan lembaga non-profit dari Swedia yang fokus pada perlindungan anak dan remaja.
Abused Emojis baru tersedia di perangkat iPhone. Ikonnya dibuat khusus menampilkan kondisi seorang bilamana mengalami bully. Tentunya ini akan membantu pihak sekolah, keluarga dan terapis mengungkap kejadian bully pada anak. Sang anak tidak perlu bercerita, cukup mengungkapkannya dengan menujuk emoji yang sesuai.
"Banyak masalah yang dihadapi anak-anak saat ini. Dan kebanyakan mereka tidak mau bercerita, meski kepada orang terdekatnya. Aplikasi Abused Emojis dibuat agar dapat membantu kerja kami untuk membuat anak berbicara lebih bebas mengenai situasinya. Ketika tidak dapat mengungkapkan lewat kata-kata, mereka dapat mengungkapkannya lewat emoji ini," ujar pihak BRIS yang dikutip detikINET dari laman The Next Web.
(Yudhianto/Yudhianto)