Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Kursi Roda Joystick SMA Sidoarjo Juara Kompetisi Sains Internasional

Kursi Roda Joystick SMA Sidoarjo Juara Kompetisi Sains Internasional


- detikInet

(detikcom)
Sidoarjo -

Prestasi membanggakan diraih oleh para siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Kali ini, siswanya yang mempunyai keahlian di bidang teknologi mampu meraih juara I dalam kategori teknologi.

Siswa yang mampu bersaing dengan 25 negara dan meraih juara pertama itu adalah Ahmad Habib Almutawakil kelas XI IPA dan Prasetyo Langgeng Utomo kelas XI IPA. Mereka jadi juara pertama kategori teknologi dalam ajang International Science Project Olympiad (ISPRO) yang digelar di kantor Kemendikbud Jakarta, 3 hingga 9 Mei 2015 lalu.

Ahmad Habib Almutawakil kelas XI IPA kepada wartawan menjelaskan, saat mengikuti kompetisi dengan beberapa pesaing dari luar negeri, dirinya yakin bahwa kursi roda otomatis buatannya itu mampu menandingi lawannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sangat bangga dengan hasil yang telah kami raih selama mengikuti kompetisi di Jakarta. Sebagai pelajar, kami selalu berupaya untuk meraih prestasi setinggi mungkin. Tujuannya untuk membawa nama baik sekolah dan orang lain disekitar kami," ucap Habib kepada wartawan.

Kepala sekolah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Wigatiningsih mengaku sangat gembira melihat prestasi yang telah diraih oleh para siswanya. Menurutnya, siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo ini sering mendapatkan juara dalam kejuaraan robotika.

"Alhamdulillah, di Smamda (SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo) untuk kesekian kalinya mendapatkan juara. Tahun ini siswa kami meraih juara tingkat Internasional yang mampu mengharumkan nama baik bangsa Indonesia. Karena mereka mampu bersaing dengan 25 negara dalam kompetisi robot," beber Wigatiningsih.

Tidak hanya itu saja, lanjut Wigatiningsih, usai mengikuti kompetisi di Jakarta, para siswa langsung mengikuti lomba robot yang diadakan oleh ITS dan mampu meraih juara dua.

"Disusul juara II, adalah prestasi puncak anak-anak yang ditunggu-tunggu. Kebetulan acaranya di Indonesia sehingga lokasinya mudah untuk dijangkau dan mereka mampu meraih juara kedua di ITS," imbuhnya.

Lebih lanjut Wigatiningsih menyatakan bahwa juara I yang telah diraih siswanya itu akan digunakan untuk membantu para lansia mulai dari berdiri dan sebagainya. "Semoga hasil karya anak Didik kami bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," tandasnya.

(bdh/yud)







Hide Ads