Bocah 9 Tahun Ini Hasilkan Rp 17 Miliar dari YouTube

Bocah 9 Tahun Ini Hasilkan Rp 17 Miliar dari YouTube

- detikInet
Jumat, 08 Mei 2015 10:10 WIB
Evan (youtube)
Jakarta -

Beberapa tahun lalu, Evan hanya bocah biasa yang hobi membuat video bersama ayahnya. Video itu menayangkan kegemarannya mengutak-atik mainan Angry Birds. Tak disangka di usia yang kini baru 9 tahun, hobi itu membuatnya menghasilkan uang hingga belasan miliar!

Evan punya channel di YouTube bernama EvanTubeHD yang berisi berbagai video review mainan terbaru. Channel itu sukses besar, memiliki 1,4 juta follower dan meraup total 1,2 miliar page views.

Popularitas EvanTubeHD mampu menghasilkan uang tak sedikit dari iklan dan sebagainya. Diestimasi tiap tahunnya, Evan meraup uang USD 1,3 juta atau di kisaran Rp 17 miliar.

Evan beruntung karena diarahkan sang ayah, Jared, yang memproduksi video-videonya. Bahkan untuk alasan privasi, Jared tak pernah mempublikasikan nama lengkap anaknya ataupun lokasi tempat tinggal mereka.

Sang ayah ingin anaknya tetap bisa menjalani kehidupan yang normal meskipun sudah terkenal. Sedangkan uang yang dihasilkan akan ditabung untuk membiayai Evan sampai lulus kuliah nanti.

Video pertama mereka diposting pada tahun 2011. Ternyata banyak yang suka sehingga terbersit ide di kepala Jared untuk serius membuat video semacam itu dengan misi membuat konten YouTube berkualitas bagi anak-anak.

"Ketika kami pertama kali membuat channel itu, kami tak memiliki niat untuk menghasilkan uang sepeserpun. Kami bahkan tak tahu bahwa itu mungkin. Kami sudah senang bisa akrab sebagai ayah dan anak dan bahwa orang lain menikmati video itu,"kata Jared yang dikutip detikINET dari Fast Company, Jumat (8/5/2015).

Tapi seiring jumlah pelanggan yang melonjak pesat, pengiklan pun mulai berdatangan. Hingga sekarang, mereka sudah bisa meraup penghasilan tidak sedikit. "Mayoritas pendapatan dihasilkan dari iklan yang ada di video," papar Jared.

Evan pun mulai terkenal layaknya selebritis cilik. Anak-anak senang melihat videonya dan selalu menunggu konten baru yang dibuatnya bersama sang ayah. Evan juga mulai menjadi bintang iklan.

"Saya pikir memang masih berat bagi anak usia 9 tahun untuk menyerap konsep popularitas," tambah Jared.

"Tapi karena makin banyak orang di jalan mengenalinya, dia mulai sadar. Pertama-tama dia agak malu. Namun kemudian dia senang melihat anak-anak tersenyum menyapanya," tambah Jared yang selalu menasehati Evan agar menjadi teladan yang baik bagi anak-anak lainnya.

Jared juga mengajarkan pentingnya berbagi. Sehingga mainan yang sudah selesai ditayangkan videonya, biasanya mereka berikan pada yayasan agar lebih bermanfaat.

(fyk/ash)