Rabu, 06 Mei 2015 10:41 WIB

Suami Bos Facebook Meninggal

Wanita Perkasa Itu pun Akhirnya Luluh Lantak

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sheryl Sandberg & Dave Goldberg (gettyimages) Sheryl Sandberg & Dave Goldberg (gettyimages)
Jakarta -

Dalam sebuah tulisan panjang di Facebook, Sheryl Sandberg mengenang mendiang suaminya, Dave Goldberg. Sebuah tulisan yang mengharukan tentang seorang istri yang ditinggal mati mendadak sang suami untuk selama-lamanya.

Sheryl, sang Chief Operating Officer Facebook, dikenal sebagai salah satu wanita perkasa dan powerful di jagat teknologi. Tapi kepergian suami tercinta adalah perkara sulit bagi semua orang sehingga hatinya pun luluh lantak, seperti tersirat dalam tulisannya ini.

Sheryl menyebut kalau Dave adalah orang yang paling ia andalkan dan suami yang mengagumkan. "Dave is my rock," katanya. Berikut tulisan lengkapnya:

"Saya ingin berterima kasih kepada teman dan keluarga untuk limpahan cinta mereka beberapa hari ini. Hal itu luar biasa dan setiap cerita yang Anda bagikan akan menjaga Dave tetap hidup dalam hati dan kenangan kita.

Saya bertemu Dave hampir 20 tahun lalu ketika pertama kali saya pindah ke Los Angeles. Dia jadi teman terbaik saya. Dia menunjukkan internet untuk pertama kalinya pada saya, merencanakan perjalanan yang menyenangkan, membawa saya ke tempat peribadatan, memperkenalkan musik yang jauh lebih keren dibandingkan yang pernah saya dengar.

Kami memiliki 11 tahun yang sungguh menyenangkan dengan cinta terdalam, pernikahan paling membahagiakan dan pertemanan paling sejati. Dia membuat saya merasa sangat dimengerti, sangat didukung dan sangat dicintai dan saya akan selalu membawa hal itu. Lebih penting lagi, dia memberi saya dua anak yang paling mengagumkan.

Dave adalah batu kekuatan saya. Ketika saya kecewa, dia tetap tenang. Ketika saya cemas, dia mengatakan semuanya akan baik-baik saja. Ketika saya tak yakin apa yang harus dilakukan, dia yang mencari tahu. Dia sungguh berdedikasi pada anak-anaknya dan ketabahan mereka beberapa hari belakangan adalah tanda terbaik kalau jiwa Dave masih ada di sini dengan kami.

Dave dan saya tidak memiliki cukup waktu bersama-sama. Tetapi meskipun hati saya hancur saat ini, saya juga bersyukur. Bahkan di hari-hari belakangan ini yang terasa seperti neraka, peristiwa tergelap dan paling sedih dalam hidup saya, saya tahu betapa beruntungnya saya.

Jika ada seseorang yang mengatakan sebelumnya kalau semua ini akan terjadi, bahwa dia akan pergi dari kami hanya dalam waktu sebelas tahun, saya akan tetap bersamanya. Karena 11 tahun menjadi istri Dave dan 10 tahun menjadi orang tua bersamanya barangkali lebih menguntungkan dan lebih membahagiakan dari apa yang bisa saya bayangkan. Saya bersyukur untuk setiap menit yang kami miliki.

Ketika kami memakamkan cinta dalam hidup saya pada hari ini, kami hanya menguburkan badannya. Semangatnya, jiwanya masih ada. Masih hidup dalam cerita dari orang-orang yang mengatakan bagaimana dia menyentuh hidup mereka, dalam cinta yang terlihat di mata teman dan keluarga kami, dalam semangat anak-anak kami.

Semuanya tidak akan pernah sama lagi. Namun dunia saat ini lebih baik karena adanya tahun-tahun ketika suami yang saya cintai masih hidup".

(fyk/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed