Selasa, 05 Mei 2015 13:08 WIB

Sheryl Sandberg, Wanita Perkasa di Balik Kejayaan Facebook

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sheryl Sandberg (gettyimages) Sheryl Sandberg (gettyimages)
Jakarta - Facebook identik dengan pendirinya, Mark Zuckerberg. Namun kejayaan Facebook saat ini tak bisa dilepaskan dari peran Sheryl Sandberg, salah satu wanita paling powerful di dunia IT dan memegang jabatan Chief Operating Officer Facebook.

Sejak gabung di Facebook tahun 2008, Sheryl jadi sosok penting di situs jejaring terpopuler dunia itu. Selain sebagai COO, dia juga menjadi wanita pertama yang masuk di jajaran board of director Facebook

Pada tahun 2011, Sheryl dinobatkan majalah Forbes sebagai wanita paling berkuasa nomor lima di dunia. Tahun 2012, dia masuk daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time.

Pundi-pundi uangnya pun melimpah ruah. Awal tahun 2014, diperkirakan Sheryl memiliki harta kekayaan total tembus USD 1 miliar.

Meski begitu sibuk dengan urusan bisnis di Facebook, Sheryl masih punya waktu membesarkan dua anaknya dengan suaminya. Dia pun jadi role model wanita yang karirnya hebat namun tetap mengurus keluarga. Sheryl juga dikenal sebagai pembela hak-hak wanita.

"Dunia di mana pria mengurusi separuh rumah tangga dan wanita mengurusi separuh institusi akan menjadi dunia yang jauh lebih baik," kata Sheryl suatu ketika.

Deborah Gruenfeld, profesor di Stanford University menilai Sheryl adalah simbol untuk gelombang baru feminisme. Di mana wanita bisa memiliki kekuasaan hanya dengan menjadi seorang wanita saja. Seorang wanita bisa feminin namun tetap berkuasa penuh.

"Dia sangat membumi. Dia punya status tinggi dan di waktu yang sama, dia sangat hangat, mudah didekati dan manusiawi," kata Deborah mengungkapkan kesannya ketika bertemu dengan Sheryl.

Dalam berbagai aktivitas, nama Sheryl Sandberg kini semakin dikenal, bahkan mungkin mulai menyaingi popularitas Zuckerberg. Facebook membajak Sheryl dari Google, di mana dia menjabat Vice President of Online Sales. Dan terbukti, peran Sheryl dinilai signifikan dalam bisnis Facebook.

"Sheryl Sandberg adalah otak bisnis di balik Facebook," demikian pendapat Sam Hamadeh, Chief Executive Officer of PrivCo, perusahaan penasehat investasi.

Kini, Sheryl sedang mengalami masa duka setelah suaminya Dave Goldberg meninggal dunia. Sheryl sering menyebut sang suami sebagai pasangan sejati yang selalu mendukung karirnya. (fyk/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed