Ya, ternyata ketika banyak perusahaan sudah memamerkan jaringan internet super cepat melalui fiber optik, masih ada orang yang menggunakan koneksi jadul tersebut, dan jumlahnya tak sedikit.
Dorff adalah satu dari sekitar dua juta orang di Amerika Serikat yang masih menggunakan sambungan dial up untuk koneksi internetnya. Seharusnya, Dorff hanya perlu membayar tagihan sebesar USD 51 untuk sambungan internetnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut AT&T, masalah semacam ini sangat jarang terjadi, dan sulit terdeteksi. Untungnya untuk kasus Dorff, mereka menyatakan akan 'memutihkan' tagihan yang melebihi batas tersebut.
(asj/rns)