Dan kini Waze akan membuat data kemacetan itu tersedia secara publik, dengan mempostingnya ke Twitter. Dikutip detikINET dari blog resmi Waze, kini pengguna Waze bisa mem-follow sejumlah akun Twitter Waze di beberapa kota besar di dunia.
Di akun tersebut, Waze akan melaporkan kondisi lalu lintas di titik yang mengalami kemacetan, lengkap dengan screenshot dari kondisi lalu lintas saat itu. Bahkan jika tersedia, Waze juga akan memposting foto penyebab kemacetan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Waze menyediakan 50 akun Twitter untuk melaporkan kondisi lalu lintas dari ke-50 kota tersebut, dan Jakarta adalah salah satunya dengan akun @WazeTrafficJKT.
Akun @WazeTrafficJKT aktif sejak Rabu (29/4/2015). Ketika dipantau detikINET pada Kamis (30/4/2015), sudah ada sekitar 370 tweet yang berisikan laporan kemacetan jalanan Jakarta.
Flyover Prof Dr Hamka is still stuck #JktTraffic. Will take 22m longer than usual https://t.co/hKUtEbsrMu pic.twitter.com/gf5No3nWUs
β Unusual Traffic JKT (@WazeTrafficJKT) April 30, 2015
(asj/ash)