Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Kong, Bikin Kreasi dari Foto Selfie

Kong, Bikin Kreasi dari Foto Selfie


- detikInet

Aplikasi Kong (Business Insider)
Jakarta -

Tren foto selfie dimanfaatkan CEO Path Dave Morin. Kong, aplikasi baru yang dibuatnya, ditujukan bagi para pecinta selfie untuk membuat kreasi foto wajah mereka.

Ya, foto selfie biasa lama-lama mungkin akan membosankan. Kong diklaim Morin akan membuat foto selfie jadi lebih menarik. Penggunanya juga ditantang untuk lebih kreatif mendandaninya.

Foto selfie bisa di tambahkan filter, efek dan teks. Yang menarik, foto akan diubah dalam format GIF, sehingga foto selfie bisa bergerak-gerak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir menarik jika kita bisa memposting wajah di sini dan memberitahukan ke semua orang. Ini juga akan memancing orang berlomba membuat foto wajah mereka yang menarik dan akan mengubahnya ke format yang baru secara keseluruhan," sebutnya seperti dikutip dari Business Insider, Rabu (15/4/2015).

Saat log in, pengguna hanya perlu menekan tombol di bagian bawah layar untuk merekam foto selfie bergerak menggunakan kamera depan. Untuk menambahkan teks, emoji dan filter, pengguna tinggal melakukan tap atau swipe.

Karena berbasis komunitas, foto selfie pengguna akan dibagi ke komunitas sesuai minat si pengguna, berdasarkan channel yang sudah dipilih. Channel tersebut dikenali dari hashtagnya, dari mulai yang terkesan biasa seperti #college, #music, #coffee, sampai yang bagi sebagian orang mungkin tidak penting seperti #duckface #ugglyface, #ugglycry dan lain-lain.

Hasil kreasi bisa disimpan dalam format GIF maupun video dan dibagi melalui SMS, email, atau diupload ke jejaring sosial lain seperti Facebook, Twitter atau Instagram.

Halaman utama Kong tampil kotak-kotak yang disebut Morin sebagai Grid. Di situlah ditampilkan foto-foto selfie. Halaman kotak-kotak tersebut dibagi dua. Di sebelah kiri atas adalah update dari si pemilik akun, dan selebihnya milik teman-teman.

Kong bisa di-download secara gratis untuk iPhone di App Store dan untuk ponsel Android di Google Play. Namun belum semua pengguna bisa menjajalnya, karena Path merilis ketersediaannya secara bertahap.

Tertarik mencoba? Setidaknya, aplikasi ini menawarkan sesuatu yang baru di tengah tren selfie. Yang jelas, ini ditujukan bagi mereka yang benar-benar menyukainya.

Bagi yang tidak suka, hati-hati. Bisa jadi Anda bakal pusing melihat selfie dan selfie lagi setiap saat.

(rns/fyk)





Hide Ads