Gadget Keren di Film Sci-fi yang Kini Jadi Kenyataan

Gadget Keren di Film Sci-fi yang Kini Jadi Kenyataan

- detikInet
Senin, 30 Mar 2015 13:30 WIB
Ilustrasi (wsj)
Jakarta -

Film sci-fi kerap menampilkan alat-alat canggih yang rasanya tidak mungkin ada di dunia nyata. Namun berkat kecanggihan teknologi, beberapa alat tersebut dapat dibuat dan tidak lama lagi akan bisa digunakan oleh banyak orang.

Bersumber dari Wall Street Journal, Senin (30/3/2015), detikINET mendaftar tujuh gadget yang ada di film sci-fi dan kini menjadi kenyataan. Perangkat tersebut adalah:

Flying Car (Blade Runner, 1982)

Sebuah perusahaan berbasis di Slowakia, Aero Mobile telah mengembangkan sebuah mobil terbang sejak 1989. Model terbaru mereka, AeroMobil 3.0, memiliki bentuk layaknya mobil pada umumnya. Namun dilengkapi sayap yang dapat membuka saat akan digunakan terbang.

Mobil ini dapat lepas landas pada kecepatan 90 mph. Belum ada informasi berapa mobil ini akan dijual ketika resmi dirilis. Mungkin harganya hampir menyamai sebuah pesawat jet mini.

Selain Aero Mobil, sebuah perusahaan di China juga dikabarkan tengah mengajukan sebuah paten kendaraan yang memiliki dua baling-baling besar tengah diajukan. Kendaraan tersebut dapat lepas landas secara vertikal dan dapat terbang ke angkasa.

Sticky Gloves (Misssion Impossible - Ghost Protocol, 2011)

Dalam sebuah adegan di film Misssion Impossible - Ghost Protocol, Ethan Hunt yang diperankan Tom Cruise memakai sepasang sarung tangan elektronik untuk membantunya memanjat gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, Dubai.

Di dunia nyata, peneliti dari Standford University tengah mengembangkan bahan berdasarkan tekstur kaki tokek. Sehingga ketika sarung tangan tersebut dikenakan dapat membantu orang merayap di permukaan vertikal layaknya tokek.

Proyek yang didanai oleh badan militer Amerika Serikat ini telah diujicoba. Sarung tangan tersebut memungkinkan pria berbobot 70 kg memanjat dinding kaca vertikal hingga 7,5 meter.

Memory Cloth Cape (Batman Begins, 2005)

Sebuah jubah elektrik aktif yang berubah menjadi glider kaku menjadi salah satu gadget yang paling berkesan dalam film Dark Knight. Pada 2013, ilmuwan yang dipimpin Dr Michael Dickey di North Carolina State University, mengumumkan bawah mereka telah menghasilkan hidrogen fleksibel yang dapat menegang dan berubah bentuk ketika dialiri arus. Hanya saja jubah tersebut belum mendukung benda berat seperti tubuh manusia.

Implanted Phone (Total Recall, 2012)

Pada film remake Total Recall tahun 2012, manusia digambarkan memiliki perangkat ponsel yang ditanam di tubuh mereka yang memungkinkan mereka melihat penelepon dari permukaan kaca. Di dunia nyata hal tersebut sudah dilakukan Autodesk. Mereka telah membuat prototipe ponsel dengan speaker dan sensor tekan. Ponsel tersebut dapat dibenamkan di bawah kulit.

Selain Autodesk, Motorola juga tengah mengembangkan tato di pergelangan tangan yang dapat mengangkat telpon hanya dengan menyentuhnya.

Gesture Control (Minority Report. 2002)

Dalam film Minority Report terdapat adegan dimana Tom Cruise menggerakkan gambar holografik tanpa bantuan alat, hanya dengan tangannya. Di dunia nyata, perusahaan Olong Industries membuat sistem sensor ultrasound bernama Mezzanine yang memungkinkan pengguna memanipulasi gambar, video, grafis dan dokumen juga hanya dengan menggunakan gerakan tangan.

Microsoft juga baru memperkenalkan headset Holo-Lens yang memungkinkan pengguna melihat gamnar holografik 3D.

Hoverboard (Back to Future II, 1989)

Di film Back to Future II, Marty McFly yang diperankan Michael J Fox asik menyusuri jalankan kota dengan skateboard terbang. Nah hal tersebut tengah diwujudkan perusahaan bernama Arx Pax.

Mereka membuat sebuah prototipe skate menggunakan induksi magnet untuk membuat sebuah medan magnet di bahan non besi yang mengandung bahan konduktif, seperti aluminuim atau tembaga. Perusahaan berbasis di California, Amerika Serikat ini berharap mereka dapat menguji materi konduktif baru dan dapat diaplikasikan pada sebuah penggerak dan sistem kemudi.

Medical Tricorder (Start Trek, 1966-1969)

Selain teleport, salah satu teknologi yang cukup dikenal dari film Start Trek adalah Tricorder. Sebuah alat untuk mendiagnosis kondisi tubuh. Teknologi juga digunakan Dr Leonard McCOy di serial Bones untuk mendiagnosis penyakit.

Nah di tahun 2012, XPrizw Foundation yang salah satu petingginya adalah sutradara film James Cameron, merilis kontes berhadiah USD 10 juta untuk membuat Tricorder ala Star Trek ke dunia nyata. Sejauh ini ada 10 tim yang mengikuti kontes ini.

Salah satu tim tersebut adalah Scanadu mereka membuat sebuah sensor berbentuk pil yang memiliki kemampuan pembacaan ECG, mengukur detak jantung, tekanan darah dan kadar oksigen.

(fyk/fyk)