Kasus bayi tertinggal di dalam mobil turut menyita perhatian Intel. Agar kejadian itu tak terulang, raksasa chipset itu pun memperkenalkan teknologi yang bisa membantu para orang tua mencegah anak atau bayinya ketinggalan di mobil.
Teknologi yang diberi nama Smart Clip ini dipasang di kursi bayi yang ada di mobil. Bentuknya seperti gesper keselamatan yang memiliki sensor bluetooth built-in.
Alat ini akan memberikan peringatan lewat ponsel atau tablet orangtuanya jika bayi membuka sendiri kaitan di kursi mobilnya, atau saat bayi merasa terlalu panas atau terlalu dingin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita semua dapat mengalami hari yang sibuk dan bikin stres, pengasuh tidak bisa datang menemani bayi. Perangkat seperti ini hanyalah tindakan pencegahan yang baik, dan tentu saja, tidak ada yang akan dapat menggantikan tanggung jawab orang tua kepada anak," kata Marice Miller, insinyur Intel yang mengembangkan alat ini berdasarkan pengalamannya sebagai seorang ibu.
Menurut Miller, salah satu yang menarik ketika ia mulai melakukan penelitian adalah dari semua kasus atau cerita tentang tanpa sengaja meninggalkan anak-anak di mobil, tidak terbatas pada tingkatan sosial ekonomi atau pendidikan tertentu.
"Hal ini dapat terjadi pada siapa saja, dokter, pengacara, profesor, orang tua yang tidak bekerja di luar, pensiunan, kakek-nenek," kata dia.
Intel Smart Clip sendiri sekarang masih prototipe. Miller mengatakan timnya bekerja sama dengan mitra multinasional untuk membawa perangkat ini ke pasar, namun pengembangannya tidak akan berhenti sampai di situ.
Saat ini, Intel Smart Clip hanya terkoneksi dengan perangkat Android. Sedangkan, aplikasi untuk iOS dijadwalkan baru akan dirilis saat Smart Clip mulai dijual ke masyarakat luas nanti.
βSmart Clip ini seperti langkah kecil dari bayi. Jika Anda mau, teknologi ini punya banyak kemungkinan untuk dikembangkan ke generasi berikutnya," pungkas Miller.
(rou/rou)