Dalam postingan terbaru di blog resminya, Facebook menjelaskan bahwa mereka kini menambahkan opsi baru yang memungkinkan pengguna that menandai sebuah artikel atau berita yang di-share di News Feed Facebook asli atau bohong.
"Anda bisa menandainya sebagai 'false news story', sama seperti Anda menandai konten pornografi dan kekerasan yang sudah ada saat ini," tulis Facebook seperti dikutip detikINET, Rabu (21/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan ada keterangan 'Banyak pengguna Facebook melaporkan bahwa postingan ini berisi informasi palsu' pada postingan tersebut. Opsi baru tersebut akan muncul ketika kita klik tanda panah di sebelah kanan atas sebuah postingan.
Meski banyak yang menyambut baik kemunculan fitur ini, ada juga yang tidak setuju. David Mikkelson pendiri Snopes.com, situs yang menguak artikel-artikel hoax menyebutkan menyerahkan 'kekuasaan' pada pengguna bisa jadi bumerang. Bisa saja pengguna Facebook bersama-sama melaporkan berita asli namun mereka tidak setuju sebagai hoax.
"Saya lebih memilih membiarkan pengguna internet mengakses apapun yang tersedia tanpa filtering. Biarkan mereka memilih," sebutnya.
(rns/ash)