Meningkatnya penjualan fitness tracker di pasar mature seperti Amerika Serikat menjadi bukti sahih bahwa teknologi semakin dekat dengan gaya hidup sehat. Setidaknya itu yang terjadi dalam setahun terakhir.
Data survei NPD Group mengindikasikan bahwa alat kebugaran akan menjadi perangkat yang membawa perangkat wearable ke pasar mainstream.Namun juga ada yang mengatakan, alat untuk kebugaraan ini akan tergeser.
NPD memperlihatkan terhitung mulai April 2013 sampai Maret 2014, ada 3,3 juta alat untuk kesehatan di Amerika Serikat saja.
Seperti dikutip detikINET dari Bussines Insider, Selasa (6/5/2014), jumlah tersebut mengalami lonjakan lebih dari dua kali lipat bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Menilik ke belakang, penjualan di negeri Paman Sam saja terjadi lonjakan hingga 500% dalam tiga tahun terakhir
Namun NPD Research sedikit khawatir mengenai penjualan alat fitness seperti Nike Fuelband dan kawan-kawan ini. Pasalnya walau terjadi lompatan besar, sejatinya permintaannya terbilang kecil.
Sebagai pembanding saja, di pasar smartphone AS, Motorola hanya menguasai market share sebesar 4% dan menempatkannya di posisi kelima. Namun, jumlah smartphone yang terjual bisa mencapai 4,8 juta unit setahun.
Ya, NPD khawatir bila alat kebugaran ini akan tergerus oleh perangkat wearable seperti smartwatch. Pasalnya jam tangan pintar tak sekedar cerdas, namun mulai membentuk ekosistem yang matang.
Beberapa analis menyebut, smarwatch akan menerkam pasar fitness tracker, namun bisa juga berjalan berdampingan. Tergantung melihatnya dari sisi prespektif seperti apa.
(tyo/fyk)