Ya, mungkin ibarat kalimat populer ketika Apple dan BlackBerry masih sebatas buah-buahan. Masa ketika mayoritas manusia belum saling dihubungkan dengan smartphone atau sibuk mengutak atik Facebook, Path dan Twitter.
Memang kemajuan teknologi membawa banyak sekali hal positif. Namun rasanya, ada cerita masa lalu yang dirindukan sebelum merebaknya gadget seperti sekarang. Seperti apa memangnya kondisi zaman ketika itu? Berikut mungkin sedikit penggambarannya.
|
|
1. Main Petak Umpet
|
|
Memang dengan diberi perangkat tersebut, anak-anak lebih tenang dan tidak merepotkan orang tuanya karena keasyikan. Namun di sisi lain, mereka tidak lagi banyak melakukan permainan luar ruangan yang menyenangkan.
Di perkotaan, mungkin tidak banyak lagi anak anak yang main petak umpet, gobag sodor, kelereng atau sekadar bertukar gambar koleksi dengan teman temannya. Atau sekadar naik pohon yang di masa lalu adalah kegiatan yang cukup menyenangkan.
"Bermain di luar ruangan, menjadi kotor, naik pohon dan sebagainya adalah kesenangan sederhana yang tidak banyak dilakukan anak-anak zaman sekarang," kata Chaterine Prisk, dari lembaga anak Play England di Inggris.
1. Main Petak Umpet
|
|
Memang dengan diberi perangkat tersebut, anak-anak lebih tenang dan tidak merepotkan orang tuanya karena keasyikan. Namun di sisi lain, mereka tidak lagi banyak melakukan permainan luar ruangan yang menyenangkan.
Di perkotaan, mungkin tidak banyak lagi anak anak yang main petak umpet, gobag sodor, kelereng atau sekadar bertukar gambar koleksi dengan teman temannya. Atau sekadar naik pohon yang di masa lalu adalah kegiatan yang cukup menyenangkan.
"Bermain di luar ruangan, menjadi kotor, naik pohon dan sebagainya adalah kesenangan sederhana yang tidak banyak dilakukan anak-anak zaman sekarang," kata Chaterine Prisk, dari lembaga anak Play England di Inggris.
2. Pakai Telepon Koin
|
|
Misalnya saja memakai telepon koin. Dahulu, banyak telepon koin yang masih berfungsi. Untuk menelepon, masukkan uang dan tekan nomor yang dituju.
Nah, durasi menelepon tergantung berapa banyak koin yang dimasukkan. Agar bisa menelepon dalam waktu yang lama, sebaiknya menyediakan banyak uang koin.
Ada juga cara licik dalam menelepon koin. Ya, beberapa remaja di masa lalu punya trik tersendiri agar uang koin yang dimasukkan bisa digunakan kembali.
2. Pakai Telepon Koin
|
|
Misalnya saja memakai telepon koin. Dahulu, banyak telepon koin yang masih berfungsi. Untuk menelepon, masukkan uang dan tekan nomor yang dituju.
Nah, durasi menelepon tergantung berapa banyak koin yang dimasukkan. Agar bisa menelepon dalam waktu yang lama, sebaiknya menyediakan banyak uang koin.
Ada juga cara licik dalam menelepon koin. Ya, beberapa remaja di masa lalu punya trik tersendiri agar uang koin yang dimasukkan bisa digunakan kembali.
3. Hubungan Pertemanan Lebih Intens
|
|
Mungkin benar istilah bahwa gadget seperti smartphone justru mendekatkan yang jauh namun malah menjauhkan yang dekat. Pada saat bertemu pun, masih banyak yang sibuk dengan gadgetnya.
Di masa lalu, untuk berteman, mau tidak mau orang orang harus saling bertemu dan banyak melakukan kegiatan bersama. Pada pada masa itu yang dilakukan adalah benar-benar mengobrol satu sama lain.
Saat menunggu di tempat umum saat itu, tidak ada gadget yang bisa dimainkan. Maka banyak orang memilih melontarkan senyum atau mengajak orang di sampingnya mengobrol.
3. Hubungan Pertemanan Lebih Intens
|
|
Mungkin benar istilah bahwa gadget seperti smartphone justru mendekatkan yang jauh namun malah menjauhkan yang dekat. Pada saat bertemu pun, masih banyak yang sibuk dengan gadgetnya.
Di masa lalu, untuk berteman, mau tidak mau orang orang harus saling bertemu dan banyak melakukan kegiatan bersama. Pada pada masa itu yang dilakukan adalah benar-benar mengobrol satu sama lain.
Saat menunggu di tempat umum saat itu, tidak ada gadget yang bisa dimainkan. Maka banyak orang memilih melontarkan senyum atau mengajak orang di sampingnya mengobrol.
4. Tidur Lebih Nyenyak
|
|
Entah sekadar browsing, posting di Path, atau komentar di Facebook. Saking asyiknya, bisa kebablasan sampai malam dan membuat tidur tidak nyenyak.
Di pagi hari ketika terbangun, barang pertama yang dilihat pun sudah pasti adalah ponsel. Dan terus begitu setiap harinya.
Berbeda dengan zaman dahulu, mungkin yang dilakukan sebelum tidur hanyalah mengobrol atau berimajinasi. Dan tampaknya membuat tidur lebih tenang dan nyenyak tanpa gangguan.
4. Tidur Lebih Nyenyak
|
|
Entah sekadar browsing, posting di Path, atau komentar di Facebook. Saking asyiknya, bisa kebablasan sampai malam dan membuat tidur tidak nyenyak.
Di pagi hari ketika terbangun, barang pertama yang dilihat pun sudah pasti adalah ponsel. Dan terus begitu setiap harinya.
Berbeda dengan zaman dahulu, mungkin yang dilakukan sebelum tidur hanyalah mengobrol atau berimajinasi. Dan tampaknya membuat tidur lebih tenang dan nyenyak tanpa gangguan.
5. Hidup yang Sederhana
|
|
"Ketika aku masih muda, aku tumbuh di sebuah pedesaan Skotlandia. Kami anak anak di sana menghabiskan seluruh masa kanak-kanak dengan berenang, memanjat setiap pohon yang kami jumpai dan berlarian kesana kemari," tulisnya.
"Tentu saja kami pernah mengalami luka, terjatuh, atau kena penyakit flu dan sebagainya. Namun rasanya semua hal itu lebih menyenangkan daripada yang dilakukan anak-anak di zaman sekarang," lanjut Bruce.
"Aku tidak mau menukar kehidupanku saat itu dengan harga apapun," kenangnya.
5. Hidup yang Sederhana
|
|
"Ketika aku masih muda, aku tumbuh di sebuah pedesaan Skotlandia. Kami anak anak di sana menghabiskan seluruh masa kanak-kanak dengan berenang, memanjat setiap pohon yang kami jumpai dan berlarian kesana kemari," tulisnya.
"Tentu saja kami pernah mengalami luka, terjatuh, atau kena penyakit flu dan sebagainya. Namun rasanya semua hal itu lebih menyenangkan daripada yang dilakukan anak-anak di zaman sekarang," lanjut Bruce.
"Aku tidak mau menukar kehidupanku saat itu dengan harga apapun," kenangnya.
(fyk/ash)