Foto dan video yang kerap menampilkan adegan seks anak di bawah umur kian tumbuh dan semakin mengkhawatirkan. Ditambah lagi dengan berbagai fitur yang dimiliki mesin pencari internet hal itu dapat dengan mudah ditemukan.
Google, sebagai pemiliki search engine yang paling banyak dipakai mengaku akan segera menyaring konten yang akan dicari para pengguna. Konten berbau pornografi anak pun tidak akan ditampilkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti disitat detikINET dari Daily Mail, Senin (18/11/2013), Google dan Microsoft akan sama-sama segera melakukan modifikasi search engine untuk tidak menampilkan konten yang dimaksud. Tahap awal akan ada 100 ribu kata kunci yang akan diblokir.
Selain kata kunci dalam bahasa Inggris, Google dan Microsoft juga akan memasukan kata kunci lain yang terkait pornografi anak dalam 150 bahasa yang berbeda. Targetnya hal ini terealisasi dalam 6 bulan ke depan.
"Kami menempatkan lebih dari 200 orang untuk mengembangkan teknologi tersebut (penyaring konten-red)," kata Chairman Google, Eric Schmidt.
(eno/rns)