Dibandingkan 10 tahun silam, kondisinya jauh berbeda. Dulu, jarang orang membeli mobil warna putih karena khawatir nilai jualnya akan turun drastis. Pun dengan gadget. Produsen gadget ternama, sebut saja Apple dan Samsung, nyaris selalu memiliki warna putih pada rangkaian produknya.
Ternyata, ada makna filosofis di belakang larisnya produk (termasuk gadget) berwarna putih. Setidaknya begitu menurut Kenya Hara, designer ternama asal Jepang yang sukses meluncurkan buku 'Designing Design' dan 'White'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dulu, banyak yang mengagumi design menawan dengan detil yang kompleks. Namun seiring perjalanan waktu, ketika masalah mulai beragam, banyak mulai menginginkan hal yang simple. Begitu juga dengan produk.
"Banyak hal yang terjadi di pikiran yang membuat kalut. Mereka ingin keluar dari rasa itu. Secara tidak sadar akhirnya memilih warna putih sebagai simbol untuk membersihkan diri," tambah pria kelahiran tahun 1958 yang juga menjabat sebagai Art Director brand gaya hidup MUJI.
Karena idealnya hidup adalah bebas dari perasaan chaos, bukan tidak mungkin tren warna putih akan berlangsung sangat panjang. Setuju?
(ine/ash)