Sejak munculnya sejumlah video yang dianggap melecehkan Nabi Muhammad di YouTube, pemerintah Pakistan langsung memblokir situs tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Google karena tidak mau menghapus video tersebut.
Namun menurut Wall Street Journal yang dikutip detikINET, Senin (26/8/2013), mulai awal September nanti Pakistan akan kembali membebaskan warganya untuk mengakses YouTube. Tapi tidak sepenuhnya bebas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak disebutkan secara rinci kapan YouTube mulai bisa diakses di Pakistan. Namun pembebasan ini diamini langsung oleh juru bicara pemerintah, Kamran Ali, yang juga sebagai pencetus pemblokiran YouTube di Pakistan.
"Segera (dibuka-red) setelah kami mendapatkan solusi teknis untuk memblokir video," kata Ali.
(eno/fyk)