Sama seperti para penyetor lainnya, ZTE membayar royalti atas penggunaan sistem operasi (OS) Android dan Chrome di handset besutannya. Sebelumnya, masih di bulan ini, Foxconn juga menandatangani kesepakatan yang sama.
Bagi yang belum tahu, mungkin akan heran mendengar Microsoft melisensi paten Android dan Chrome. Seperti diketahui, kedua produk tersebut dikelola oleh Google.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran, Microsoft dikatakan turut mengambil keuntungan dengan makin populernya Android. Bahkan kabarnya, raksasa software ini mendulang pendapatan lebih banyak dari Android ketimbang platform buatannya sendiri, Windows Phone.
Sebelumnya, seperti dilansir Times India, Kamis (25/4/2013) Microsoft menuntut sejumlah vendor perangkat Android dengan tudingan pelanggaran paten. Perusahaan tersebut antara lain perusahaan teknologi asal Taiwan Compal, Wistron, dan Pegatron, serta pembesut tablet dan smartphone Samsung, HTC, dan Acer. Sejak 2003, Microsoft meraup lebih dari 1.100 kesepakatan lisensi dengan banyak perusahaan.
(rns/ash)