Google peduli dengan nasib data jika pemiliknya sudah meninggal nanti. Sang raksasa internet pun membuat tool khusus. Tool ini memungkinkan pengguna bisa menentukan akan diapakan data mereka setelah meninggal atau inactive online.
Fitur ini diaplikasikan pada email, jejaring sosial Google Plus dan akun Google lainnya. Pengguna bisa memilih untuk menghapus data setelah beberapa waktu yang telah ditentukan, atau menyerahkannya ke orang tertentu.
Dikutip detikINET dari BBC News, Jumat (12/4/2013), ide membuat tool ini, tampaknya bermula dari banyak kekhawatiran para pengguna internet mengenai apa yang terjadi pada data mereka setelah meninggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan Google, pengguna memiliki opsi untuk menghapus atau menyerahkan data mereka ke orang tertentu setelah kurun waktu tiga, enam atau 12 bulan tidak aktif. Google juga akan menginformasikan ke nomor atau alamat email secondary saat penghapusan data akan dilakukan.
(rns/ash)