Bahkan Lazaridis sudah memiliki ambisi dahsyat, yakni ingin menciptakan gadget-gadget canggih seperti yang terlihat di film Star Trek.
Adapun gadget yang dimaksud salah satunya diperuntukkan untuk bidang kesehatan. Yakni berbentuk handheld dan memiliki kemampuan untuk mendiagnostik penyakit serta memonitor kondisi kesehatan pasien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah melihat banyak perangkat dan prediksi dari film Star Trek menjadi kenyataan. Mulai dari inovasi di bidang komputer, solusi aktivasi dan pengenal suara, alat komunikasi canggih di smartphone serta komputer," jelas Lazaridis, seperti dikutip detikINET dari Cnet, Rabu (20/3/2013).
Setelah meninggalkan kursi CEO BlackBerry, Lazaridis memang cukup aktif di program funding teknologi. Termasuk dalam proyek teknologi kuantum.
Dimana Lazaridis memulai proyek kuantum dengan modal USD 97 juta untuk mewujudkan dan mengkomersialisasikan teknologi yang berasal dari lab penelitian .
"Apa yang tengah kami lakukan dengan 'mainan kecil' ini sungguh mengasyikkan dan akan segera keluar," kata Lazaridis.
"Perangkat medical tricorder ini begitu mengejutkan, termasuk dari ide awalnya. Bayangkan, Anda dapat melakukan segalanya (pemeriksaan kesehatan dan lainnya-red.) cuma dengan satu perangkat. Ini suatu hal yang mungkin, dan ini terjadi karena sensitivitas, selectivity, dan resolusi yang kami capai dengan terobosan kuantum," ia menandaskan.
(ash/fyk)