Surat kabar setempat melaporkan, investigasi tak hanya dilakukan di kantor mereka yang berlokasi di Tamil Nadu, tetapi juga semua kantor Nokia yang ada di negeri Bollywood tersebut.
Nokia mengatakan pihaknya bersedia bekerja sama dengan petugas pajak agar investigasi bisa berjalan lancar. Namun seperti dilaporkan Reuters dan dikutip detikINET, Rabu (9/1/2013), masih belum jelas, dokumen apa yang dicari pihak perpajakan India.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Young, Nokia selalu memperhatikan undang-undang dan peraturan di negara tempat mereka beroperasi. Menurutnya, ini telah menjadi prinsip utama operasional mereka di India, sejak hadir pada 1995.
Sementara itu, sumber lain yang dikutip dari Economic Times menyebutkan, petugas pajak berupaya mencari tahu file pembayaran pajak Nokia yang diduga tidak sesuai, di bawah kategori Tax Deducted at Source (TDS).
Sejumlah pengamat menilai, tindakan yang dilakukan lembaga pajak ini bisa membuat Nokia dan perusahaan teknologi lain sulit beroperasi di India.
Selain petugas pajak, perusahaan asing di India juga harus berurusan dengan sumber energi yang tidak dapat diandalkan dan infrastruktur yang kurang memadai. Sementara, India saat ini sedang mencoba untuk meningkatkan jumlah pabrik teknologi di negara mereka.
(rns/ash)