Dengan konsep yang diklaim berbeda dari situs e-commerce lainnya, Rakuten Belanja Online (RBO) pun yakin bisa sukses di Tanah Air.
Chairman and CEO Rakuten Hiroshi Mikitani menjelaskan, Rakuten tidak seperti situs jual beli online lainnya yang menawarkan langsung ke pembeli. Namun menyediakan 'toko' kepada penjual untuk bersama-sama menjual produknya. Jadi Rakuten ini seperti mall virtual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya memiliki strategi marketing unik, Rakuten pun mengadopsi ekosistem yang menguntungkan bagi anggotanya. Mulai dari bank, telecom, e-commerce itu sendiri hingga e-money. Tak heran, Rakuten diklaim memiliki anggota yang loyal.
"Di Rakuten kami tidak akan membiarkan pembeli dilepas begitu saja. Ada yang kami sebut sebagai konsultan e-commerce untuk masing-masing merchant," tukasnya.
Jasa konsultan yang diberikan pun gratis dan akan bertugas secara bersama-sama untuk mencari startegi yang menarik untuk membesarkan toko onlinenya.
Sementara itu, ROB, menunjukkan pertumbuhan yang lumayan. Seperti dikatakan Presiden Direktur dan CEO PT Rakuten MNC Ryota Inaba, dalam setahun sejak diluncurkan Juli 2011, kini ROB punya 400 merchant dan 200 ribu item dari sebelumnya 40 ribu item pada bulan Mei.
"Pengguna kami juga 65% adalah lelaki, di mana 49% di antaraya adalah anak muda berusia 20-29 tahun," sebutnya.
Di masa depan Rakuten akan mulai berfokus pada perusahaan kecil menengah (UKM) untuk digaet. Sebab, menurutnya, dengan internet produk UKM bisa dijual lintas wilayah
(tyo/ash)