Google mengambil langkah lebih dalam untuk mencegah aksi pembajakan. Caranya adalah dengan mengubah algoritma search engine-nya untuk menekan rangking pencarian situs-situs yang memilik banyak notice pelanggaran hak cipta.
Perusahaan teknologi ini memang kerap menerima peringatan dari pemilik konten tentang situs yang mengandung material bajakan. Namun Google mengatakan, mereka tak akan menghapus situs-situs tersebut dari hasil pencarian hingga menerima peringatan valid dari pemilik hak ciptanya.
"Perubahan rangking ini sebaiknya membantu user untuk menemukan sumber yang sah dengan lebih mudah," ujar Senior Vice President of Engineering Google, Amit Singhal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah YouTube akan juga terkena dampaknya, mengingat situs video ini berisi banyak konten yang melanggar hak cipta? Google selaku pemiliknya menekankan bahwa pihaknya menerapkan hal yang sama pada YouTube, alias situs ini tidak akan mendapatkan perlakuan spesial.
(sha/ash)