Dalam acara yang digelar di Jakarta, Rabu (1/8/2012), diuraikan oleh Ivan W Hudyana, Head of Marketing PT Global Digital Niaga selaku pengelola Blibli bahwa orang Indonesia itu sedikit malas dalam hal membaca.
Membaca yang dimaksud di sini adalah membaca 'aturan main' yang ada ketika berbelanja. "Konsumen di sini seneng lihat gambar, daripada baca. Pokoknya gambarnya bagus, ada harga, ada tombol buy, langsung beli aja," ujar Ivan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari data insight konsumen juga diketahui bahwa pembeli online di sini senang iseng-iseng. "Masukin barang ke shopping card namun tidak dibayar," tambah pria ini.
Namun meski lekat dengan karakter tersebut, diakui oleh Ivan bahwa konsumen online Tanah Air itu entusias. Saat barang sudah diterima, mereka tak segan untuk langsung mengatakan terimakasih dan memberikan pujian atas pelayanan yang diberikan. "Kalau sudah diterima mereka akan say thanks, good service, dan lain-lain".
Ivan juga menyayangkan bahwa konsumen di sini belum terlalu pandai memanfaatkan keberadaan point dan voucher. "Kalau di Amerika, mereka sudah bisa menjadi smart shopper, jadi belanja dengan point yang sudah dikumpulkan, atau dengan voucher. Hal ini penting saat terjadi krisis ekonomi. Di sini, point banyak tapi tidak tahu memakainya," pungkas beliau.
(sha/fyk)