Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kursi CEO Yahoo, Berkah Momongan Marissa Mayer

Kursi CEO Yahoo, Berkah Momongan Marissa Mayer


Rachmatunnisa - detikInet

Marissa Mayer dan Zack Bogue (SFGate)
San Francisco -

Setelah mengumumkan akan meninggalkan Google setelah 13 tahun berkarya di sana, Marissa Meyer membuat kejutan lain dengan memberitahukan kehamilan dirinya.

Di usianya yang menginjak 37 tahun, seperti dilansir Mashable, Selasa (17/7/2012), Marissa kini tengah menantikan kelahiran bayi pertamanya yang diperkirakan laki-laki. Berdasarkan prediksi dokter, si kecil buah cintanya dengan Zach Bogue akan lahir pada 7 Oktober mendatang.

Tentu menarik, mengetahui bahwa berbarengan dengan kehamilannya Marissa memangku jabatan baru sebagai CEO Yahoo. Berkah momongan, demikian kita sering menyebut situasi seperti ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia super aktif, banyak bergerak. Dokter saya bilang, anak ini seperti orangtuanya," ujar Marissa dalam sebuah wawancara dengan berbinar-binar.

Sebenarnya, kehamilan ini telah diketahuinya sejak Januari. Ketika Yahoo mengontaknya pertama kali pada 18 Juni, dia sangat menyadari bahwa dirinya akan segera menjadi ibu baru, yang mungkin bisa mempengaruhi pekerjaannya nanti.

Dia pun telah secara terbuka mengatakan hal ini kepada dewan direksi Yahoo pada akhir Juni. Namun berdasarkan laporan lain yang dilansir All Things D, kehamilan Marissa bukan masalah bagi mereka.

Dengan demikian, keputusan Yahoo punya arti lain, yakni merefleksikan perubahan menarik dalam lingkungan bisnis yang umumnya 'tidak ramah' bagi wanita hamil. Seperti diketahui, kebanyakan perusahaan akan mengurungkan niat mempekerjakan wanita yang diketahui tengah menantikan kelahiran buah hati.

"Itu tidak menjadi bagian dari pertimbangan. Seperti setiap wanita profesional lainnya, dia pasti mampu mempertimbangkan semua faktor dalam menjalankan pekerjaan dan memiliki keluarga," ujar salah satu narasumber di dewan direksi Yahoo.

Marissa sendiri merasa lega mengetahui kebijakan Yahoo tersebut. Dengan demikian, Marissa memang tidak akan segera bekerja di Yahoo sepeninggalnya dari Google.

Si cantik berambut pirang ini rencananya baru akan menjalankan jabatannya sebagai CEO setelah beberapa pekan dan kemungkinan akan bekerja sepanjang waktu liburnya.

Yahoo pun menjadwalkan pertemuan dewan direksi pada September mendatang dengan memilih tempat di Sunnyvalle, California yang lebih dapat dijangkau Marissa ketimbang New York, untuk memudahkan akses si calon ibu.

(rns/ash)






Hide Ads