Nah, setelah beberapa waktu 'berlayar tanpa nakhoda', Yahoo disebut-sebut bakal segera mengangkat seorang CEO tetap. Kandidat yang paling santer diberitakan adalah Ross Levinsohn sendiri.
Jajaran petinggi Yahoo akan menggelar pertemuan, dan diperkirakan akan membuat suatu pengumuman resmi (untuk mengangkat CEO-red.)," demikian bocoran dari Business Insider dikutip detikINET, Kamis (12/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Yahoo diisukan bakal menggaet bos Hulu, Jason Kilar, sebagai CEO. Tapi sayangnya, posisi yang prestis tersebut malah ditolak mentah-mentah oleh Kilar.
Kilar mengaku masih belum berminat untuk berganti 'kapal' dan menerima tawaran menjadi pucuk pimpinan tertinggi yang baru saja ditinggalkan Scott Thompson akibat skandal pemalsuan gelar sarjana tersebut.
"Menurut berita yang beredar, Jason Kilar menjadi kandidat kuat dari daftar pencarian CEO untuk Yahoo. Tanpa mengurangi rasa hormat, dia (Kilar-red) menyatakan untuk menolak mempertimbangkan tawaran tersebut," tulis pernyataan Hulu, seperti dilansir SF Gate.
Kini, kandidat kuat kembali ke orang internal dengan mencuatkan nama Levinsohn. Levinsohn sendiri sebelumnya adalah Executive Vice President Yahoo regional Amerika. Dia sebelumnya sudah disebut-sebut kandidat kuat CEO Yahoo menggantikan Carol Bratz, namun dewan pimpinan Yahoo kala itu lebih memilih Thompson.
Levinsohn memang cukup populer di Yahoo dan dikenal sebagai negosiator ulung. Dia membantu News Corp kala dulu mengakuisisi situs jejaring sosial MySpace.
"Dia sangat dihormati di Silicon Valley, Hollywood dan Madison Avenue," kata Jason Hirschorn, mantan eksekutif MTV seperti dilansir Business Insider.
(ash/eno)