Para orangutan itu merupakan bagian dari proyek stimulus mental dengan teknologi, yang diharapkan dapat bantu menjembatani kesenjangan antara manusia dan kera. Enam orangutan yang dilibatkan ini tampak asyik menggunakan iPad.
Linda Jacobs, pemimpin proyek ini bilang, ia mulai membiarkan orangutan menggunakan iPad sejak musim panas lalu, berdasarkan saran dari seseorang yang telah menggunakan perangkat yang sama dengan lumba-lumba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, dengan menggunakan tangan mereka, orangutan dapat menanggapi pertanyaan sederhana, mengidentifikasi objek, dan mengekspresikan keinginan atau kebutuhan.
"Perangkat iPad ini cukup membantu, karena sebelumnya para pelatih hewan telah lama menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan mereka," tambahnya.
Komunikasi ini tentu saja mampu untuk benar-benar memantau kesehatan para hewan asal Kalimantan itu setiap harinya.
"Kita bisa melakukan pemeriksaan harian Jika seekor orangutan sedang tidak enak badan, kita tahu segera," tandasnya.
(rou/rou)