KPUD DKI Jakarta tengah sibuk mempersiapkan berbagai hal untuk menyukseskan hajatan besar warga ibukota. Beragam usulan pun sempat dicuatkan guna memancing minat warga dalam memilih Sang DKI 1. Termasuk di antaranya membuat jingle yang akan dibenamkan sebagai nada sambung (ring back tone/RBT) pengguna seluler.
Hal itu terkuak dalam pertemuan di antara Ketua KPUD DKI Jakarta Dahlia Umar dengan Kementerian Kominfo, BRTI, serta sejumlah operator telekomunikasi.
Dalam pertemuan tersebut, KPUD DKI mengharapkan dukungan para stakeholder telekomunikasi Tanah Air di Pilkada DKI yang memiliki acara puncak pada 11 Juli 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya diputuskan untuk SMS sosialisasi disanggupi oleh operator, sedangkan untuk jingle di RBT dibatalkan karena biaya produksinya terlalu mahal. Terlebih program ini merupakan aksi sukarela dari operator alias gratis.
"Selain itu, terkait RBT sepertinya pengguna masih sensitif atas booming-nya kasus pencurian pulsa kemarin," lanjut Gatot.
Tidak disebutkan kapan SMS sosialisasi Pilkada DKI ini bakal mulai disebar operator. Begitu juga dengan berapa banyak pesan singkat yang akan dikirimkan, masih belum jelas.
"Semua itu tergantung dari operator sendiri, sesuai kemampuannya. Dan nomornya yang dikirimkan juga tidak semua, tetapi random," Gatot menandaskan.
(ash/fyk)