Chief Executive Officer GENiD, M Gopal Utiarrachman, merasa bangga karyanya diminati banyak pengguna. Aplikasi yang dimaksud adalah Social Music, aplikasi musik legal yang diluncurkan belum lama ini.
"Peringkat Social Music di BlackBerry App bergerak dari 9 ke 6. Ini suatu kebanggaan bagi GenID. Sebab, aplikasi ini baru kami luncurkan awal 2012," tuturnya pada detikINET, Rabu (4/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aplikasi kami tak hanya untuk BlackBerry saja. Tapi juga tersedia untuk pengguna PC, Laptop, dan juga Android," ujarnya.
Dijelaskannya, keunggulan dari aplikasi yang dibuat di atas platform musik legal tersebut adalah lagu yang ditawarkan semuanya original dengan kualitas Bitrate yang tinggi, 192 kbps.
Di BlackBerry, aplikasi ini bisa dinikmati lewat download dari BlackBerry App secara gratis. Kemudian, kita tinggal memilih online music store favorit untuk mendownload lagu yang disuka.
Semua lagu yang didowload akan tersimpan di menu My Download. Lagu tersebut bisa diputar sebanyak tiga kali gratis. Untuk bisa memutar lebih dari tiga kali, pengguna harus berlangganan. Harga berlangganan layanan untuk satu minggu Rp 1000 dengan cara membeli voucher music denominasi Rp 10 ribu, Rp 25 ribu, dan Rp 50 ribu.
Social music juga memiliki fasilitas berbagi lagu favorit melalui social media seperti Facebook, Twitter, atau BlackBerry Messenger.
"Menggunakan Social Music berarti juga ikut berpartisipasi mengapresiasi musik lokal dan turut memerangi illegal download music yang telah lama merusak industri musik," ucap Gopal.
Lebih lanjut dijelaskannya, tujuan pembuatan aplikasi ini adalah untuk mengajak para developer untuk bebas berkreasi dan ikut serta membuat aplikasi musik dengan kreativitas masing-masing. Social music adalah aplikasi yang diharapkan bisa memancing developer lainnya menggunakan platform musik legal milik GenID.
Sebagai penyedia platform music, GenID bekerja sama dengan banyak perusahaan rekaman termasuk Indie label, menyediakan fasilitas berupa Application Programming Interface (API) dan modul yang dilengkapi dengan sistem pembayaran dan konten musik yang legal.
"Keuntungan yang didapatkan oleh para developer, mereka bisa dengan mudah dan fokus dalam berkreasi membuat aplikasi musik yang legal, tanpa investasi storage content yang relatif mahal dan mengurus izin lagu satu persatu. Belum lagi bisa mendapatkan sharing keuntungan dari penjualan content atas aplikasi yang dibuat," pungkas Gopal.
(rou/rou)