Ketimbang menggalakkan sensor internet, pemerintah dinilai akan lebih baik menggeber edukasi internet kepada anak sekolah. Salah satunya, kenapa tidak mulai memberikan literasi informasi soal internet sejak dari sekolah dasar (SD)?
Demikian usulan dari Donny BU, penggiat Internet Sehat dari ICT Watch kepada detikINET, Rabu (14/3/2012). Edukasi yang dimaksud tentu bukan cuma soal cara penggunaan, melainkan juga terkait pemanfaatan serta ancaman yang mengerubungi dunia maya.
"Edukasi internet wajib dilakukan. Literasi informasi itu perlu diajarkan sejak SD. Bisa saja dimasukkan ke kurikulum SD, disisipkan. Yang penting tidak menambah beban murid, guru, dan orangtua," tukasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Kementerian Kominfo juga dianggap jalan berjalan sendiri untuk menggalakkan edukasi soal internet ini. Akan lebih baik jika kementerian yang dipimpin Tifatul Sembiring ini berjalan selaras dengan kementerian lain.
"Kementerian Diknas dan Kominfo lebih baik fokus dan duduk bareng, ajak civil society juga," lanjut Donny.
Adapun terkait penerapan sensor, perlu atau tidaknya bisa dilihat dari hasil implementasi yang telah dijalankan, efektif atau tidak? Sebagai alat bantu, jika dirasa membantu, ya bisa saja diteruskan.
"Tetapi kalau dirasa tidak ada pengaruhnya, apalagi misalnya butuh resource tinggi, bisa dipertimbangkan lagi," tukasnya.
Namun kembali lagi, sensor bisa membuat orang penasaran dan ujung-ujungnya semakin 'kreatif' untuk mencari jalan tikusnya. Untuk itu yang diperlukan adalah pembekalan dari setiap pribadi. "Sensor yang paling baik adalah sensor di tingkat individu, institusi keluarga dan lembaga pendidikan," Donny menandaskan.
(ash/fyk)