Menurut hasil studi dari Public Administration Ministry and the National Information Society Agency, anak-anak di rentang umur 5-9 tahun memiliki tingkat kecanduan internet sebesar 7,9%. Angka ini ternyata lebih besar ketimbang orang dewasa di rentang 20-49 tahun yang cuma 6,8%.
Sementara kalangan ABG atau di rentang 10-19 tahun mendapat proporsi yang paling tinggi, yakni 10,4%. Khusus kalangan murid sekolah menengah atas penetrasinya lebih tinggi lagi, yakni 12,4%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anak dan remaja masih sulit untuk mengontrol emosi mereka, sebab mereka masih dalam tahap perkembangan. Sehingga mereka cenderung lebih mudah untuk kecanduan internet dibanding orang dewasa," ujar oo Jee-hyang, konselor di Seoul Culture High School.
Urusan gender ternyata juga berpengaruh terhadap tingkat ketergantungan dari internet. Dimana dalam studi ini disebutkan bahwa pria lebih mudah kecanduan internet dibanding wanita dengan perbandingan 9,1% dengan 6,1%.
Lalu bagaimana ciri-ciri mereka yang sudah kecanduan internet? Riset ini menyebut minimal orang tersebut menghabiskan waktu 2,7 jam per hari di dunia maya atau online gaming secara terus menerus.
Dominasi anak-anak juga terlihat ketika responden ditanyai soal ketergantungan mereka terhadap smartphone. Dimana hasilnya adalah, 11,4% remaja merasa ketergantungan sedangkan orang dewasa cuma 10,4%.
(ash/eno)