Tidak disebutkan bagaimana Wikileaks mendapatkan email tersebut. Namun Stratfor sendiri mengakui pada Desember silam server data mereka diretas sekelompok hacker yang menyebut diri sebagai Anonymous, yang secara terbuka menyatakan ke publik bahwa mereka mendukung Wikileaks.
Dikutip dari The New York Times, Senin (27/2/2012), Anonymous memposting secara online nama, alamat email dan nomor kartu kredit ribuan pelanggan Stratfor. Ada lima juta lembar email korespondensi selama tujuh tahun yang kini bocor ke publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan WikiLeaks, Stratfor menyimpan data yang berkaitan dengan pendiri Wikileaks, Julian Assange yang saat ini sedang dalam status tahanan rumah di Inggris atas tuduhan melakukan kejahatan seksual.
"Dokumen tersebut berisi informasi rahasia mengenai serangan pemerintah AS melawan Julian Assange dan WikiLeaks serta upaya Stratfor untuk menumbangkan WikiLeaks," klaim laporan tersebut.
Setidaknya ada lebih dari 4.000 email rahasia yang di dalamnya menyebut WikiLeaks atau Julian Assange.
(rns/ash)