Dalam dua tahun terakhir, sejak Mark Zuckerberg mengumumkan berbagai pembaruan dalam pengaturan privasi, pengguna justru merasa lebih khawatir data dan postingan mereka bisa terlihat ke publik.
Hasil studi yang dirilis Polytechnic Institute of New York University menyebutkan, mereka biasanya mengatur ulang apa saja yang boleh terlihat ke publik. Contohnya, sejak 2010 jumlah pengguna yang menyembunyikan daftar teman dari publik meningkat 200 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam risetnya, para peneliti menyurvei profil dari 1,4 juta pengguna Facebook di AS. Studi ini juga menemukan bahwa wanita cenderung lebih menjaga privasi mereka (55 persen) ketimbang pria. Dan para pengguna Facebook yang kaya dan terkenal umumnya mengatur profil mereka agar lebih private.
(rns/ash)