Dalam laporan yang dikeluarkannya kepada para klien, Danske Bank menyebut bahwa Nokia akan menjual unit bisnis ponsel pintarnya kepada Microsoft dalam rentang 6 bulan pertama di 2012.
Tidak disebutkan dari mana sumber Danske Bank tersebut. Meski demikian, kabar ini bukanlah barang baru, mengingat sebelumnya isu serupa juga sempat muncul pada Mei lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nokia sendiri sudah mengeluarkan bantahannya. Pun begitu, disebutkan bahwa laporan-laporan selanjutnya telah mengindikasikan adanya diskusi di antara kedua raksasa teknologi dan ponsel tersebut.
"Kami telah meninggalkan rumor ini sejak jauh-jauh hari," ujar juru bicara Nokia, mengomentari laporan dari Danske Bank.
Ya, kedua raksasa boleh saja membantah kabar tersebut. Namun yang pasti keduanya memiliki hubungan spesial, setelah berkolaborasi dalam mengembangkan ponsel Windows Nokia.
(ash/ash)