Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Walah, Guru 'Didik' Siswa dengan Video Cabul

Walah, Guru 'Didik' Siswa dengan Video Cabul


- detikInet

Kanada - Seorang guru bermaksud mengajar anak didiknya dengan bantuan video di YouTube. Namun video yang dia pakai terlampau cabul, padahal yang dia didik adalah anak setingkat SMP. Tak ayal, kejadian ini menjadi kasus yang cukup heboh.

Guru yang tak disebut namanya itu mengajar di sekolah St Albert Junior High di Kanada. Pada salah satu kelasnya, dia berniat mengajar tentang pelecehan seksual. Sebagai bahan ajar, si guru pun mempertontonkan video dewasa di YouTube.

Video itu sejatinya direkomendasikan untuk usia 18 tahun ke atas dan memerlukan pendaftaran dahulu ke situs YouTube sebelum bisa dilihat. Tentu saja para murid yang mayoritas berusia 12 tahun kaget dengan apa yang mereka lihat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab, video itersebut sebagian besar menampilkan adegan seks yang vulgar. Sebagian murid pun melapor pada orang tuanya. Alhasil, pihak sekolah berjanji akan menghukum guru bersangkutan dan menegaskan kejadian serupa tak bakal terulang lagi.

"Tidak ada keraguan, video itu tak seharusnya dipertunjukkan. Kami perlu memastikan kejadian semacam ini tidak terjadi lagi," kata Barry Wowk selaku pengawas sekolah bersangkutan, dikutip detikINET dari Toronto Sun, Senin (6/12/2011).

"Ketika Anda melihat video semacam ini digunakan sebagai materi edukasi bagi anak usia 11 atau 12 tahun, Anda pasti akan bertanya apakah sang guru sudah gila? Dan mengapa tidak ada tindak pencegahan dari sekolah?," protes seorang wali murid.

Berbagai macam video online memang kian sering jadi materi pendidikan di sejumlah sekolah di mancanegara, termasuk soal edukasi seks. Namun tentu saja video yang ditayangkan perlu disesuaikan dengan usia siswa
(fyk/ash)





Hide Ads
LIVE