Google+ mengawali debut dengan menjanjikan. Mereka berhasil menggaet 40 juta user dalam seratus hari pertamanya, membuat Google+ jadi situs jejaring dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.
Namun kemudian, trafiknya turun dengan signifikan. Dalam sebulan setelah public launch dilakukan, trafik Google+ turun 60%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bradley Howowitz selaku Vice President of Product at Google+ menyatakan layanan ini masih dalam tahap awal. Lagipula tujuannya tidak sesederhana menjadi hanya sebuah jejaring sosial.
Horowitz menjelaskan Google berusaha membangun layanan sosial yang mengintegrasikan seluruh layanannya seperti Gmail, YouTube dan Blogger. Itulah tujuan dibuatnya Google+.
"Konsep bahwa Google+ sedang sekarat adalah kesalahpahaman dari apa yang tengah kami lakukan. Kami bahkan belum memulai," katanya, dikutip detikINET dari BBC, Rabu (23/11/2011).
(fyk/ash)