Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Google+ akan Dimatikan?

Google+ akan Dimatikan?


- detikInet

Jakarta - Google+ awalnya disebut sebut sebagai calon pembunuh Facebook. Sayang jumlah pemakainya kini terus menurun sehingga memunculkan gosip bahwa justru Google+ yang akan 'dibunuh'.

Google+ mengawali debut dengan menjanjikan. Mereka berhasil menggaet 40 juta user dalam seratus hari pertamanya, membuat Google+ jadi situs jejaring dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.

Namun kemudian, trafiknya turun dengan signifikan. Dalam sebulan setelah public launch dilakukan, trafik Google+ turun 60%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gosip pun beredar bahwa Google sedang mempertimbangkan penutupan Google+. Untungnya, kabar miring ini segera ditepis Google.

Bradley Howowitz selaku Vice President of Product at Google+ menyatakan layanan ini masih dalam tahap awal. Lagipula tujuannya tidak sesederhana menjadi hanya sebuah jejaring sosial.

Horowitz menjelaskan Google berusaha membangun layanan sosial yang mengintegrasikan seluruh layanannya seperti Gmail, YouTube dan Blogger. Itulah tujuan dibuatnya Google+.

"Konsep bahwa Google+ sedang sekarat adalah kesalahpahaman dari apa yang tengah kami lakukan. Kami bahkan belum memulai," katanya, dikutip detikINET dari BBC, Rabu (23/11/2011).

(fyk/ash)




Hide Ads