Seperti diketahui, hingga saat ini Twitter tidak memiliki trademark atas istilah tersebut. Sebaliknya, ada perusahaan lain bernama Twittad, berpusat di Des Moinas, Amerika Serikat, yang justru memiliki kontrol atas kata tweet.
Twittad, penyedia iklan sponsor di Twitter, memiliki trademark pada tagline perusahaannya yang berbunyi "Let your ad meet tweets." Dia juga memiliki berbagai variasi trademark dari kata tweet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, masalah di antara kedua perusahaan itu tetap berakhir dengan perbedaan. Sebagai bagian dari penyelesaian, Twittad akan mentransfer trademark tweet ke Twitter. Namun Twittad bersikukuh tetap akan menggunakan kata yang telah menjadi trademark-nya hingga kini.
"Twitter dan Twittad telah mencapai resolusi yang mengakui penggunaan kata tweet yang konsisten sambil tetap mendukung keberhasilan ekosistem yang berkaitan dengan Twitter seperti Twittad," kata juru bicara Twitter.
(rns/ash)