"Kami bangga dengan pencapaian 1 miliar ini, namun kami lebih tercengang melihat bagaimana orang memakai Google Earth untuk mengeskplorasi dunia," demikian pernyataan Google dalam blog resmi mereka, Kamis (6/10/2011).
Diketahui, layanan ini memang banyak membantu orang di berbagai bidang. Seorang arkeolog dari Perth, Australia misalnya yang memakai Google Earth untuk mengidentifikasi situs arkeologi di Arab Saudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Google bahkan membesut situs khusus bagi mereka yang ingin berbagi cerita mengenai penggunaan Google Earth. Situs ini bisa ditemui di www.oneworldmanystories.com.
Google Earth diluncurkan pada bulan Juni 2005 setelah pembelian perusahaan Keyhole oleh Google. Perusahaan ini memakai aplikasi Earth Viewer untuk memetakan dunia dalam resolusi tinggi, kemudian mengkombinasikannya dengan cloud computing serta virtualiasasi 3D.
(sha/ash)